Judul : Metallica "Blak-blakan"
Penulis : Mark Putterford
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Edisi : Soft Cover
Tgl Penerbitan : 2005 - 06 - 00
Bahasa : Indonesia
Halaman : 138
" Musik merupakan karunia yang luar biasa bagiku, dan entah bagaimana aku cukup cepat menyadarinya. Tapi aku tidak butuh alkohol, aku tidak butuh kemarahan, aku tidak butuh ketenangan, aku tidak butuh semua itu untuk menjadi kreatif." JAMES HETFIELD
METALLICA, BRAND LEADER ULTRA-METAL, BERHASIL MEMPERTAHANKAN KEBERADAANNYA DAN TERUS MELAJU SEMENTARA BANYAK BAND LAINNYA BUBAR DAN TERPURUK.
Setelah mengatasi kematian bassis Cliff Burton saat tur di tahun 1986, mengahadapi masalah kecanduan alkohol yang dialami Hetfield, dan hampir dalam waktu yang sama mengahadapi perkara "pencurian" musik oleh Napster, mereka masih harus melewati masalah berikutnya: mencari pengganti Jason Newsted. Namun sekarang mereka melangkah dengan mantap memasuki era baru dengan album St. Anger. Lars Ulrich, Kirk Hammet, Robert Trujillo, dan James Hetfield tetap menggebrak tanpa kompromi dan terus meraup sukses.
" Ibuku sering mendengarkan Motown, dan itu bagus untuk pemain bass karena instrumen itu terdengar menonjol. Ayahku mendengarkan Stones. Tapi para sepupuku mendengarkan Sabbath, dan aku ingat mendengarkan lagu-lagu itu dan mengira mereka (Sabbath) kerasukan." ROBBERT TRUJILLO
