31 Oktober 2011
Published on Oktober 31, 2011 oleh Kuncoro
Pada tahun 2025 Indonesia diprediksikan akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Dimana pada tahun 2025 ekonomi Indonesia akan masuk peringkat ke 4 ekonomi dunia dengan pertumbuhan perdagangan tertinggi yaitu 96% sampai tahun 2025, demikian yang tertuang dalam HSBC Trade Connection Report 2011. Selain itu bank dunia juga mencatat pada tahun 2025 lebih dari 50% pertumbuhan ekonomi disumbangkan oleh 6 kekuatan ekonomi baru yaitu Brasil, China, India, Indonesia, Korea Selatan dan Rusia, demikian yang tertuang dalam “Global Development Horizons 2011”.
Saat ini perekonomian Indonesia sudah memasuki peringkat 16 dunia, dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia periode Januari s.d. Juni 2011 sebesar 6,5%.
Prediksi tersebut di atas bukanlah tidak beralasan karena Pemerintah pada tanggal 20 Mei 2011 telah meluncurkan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan ekonomi Indonesia 2011 – 2025 yang telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2011. Visi meluncurkan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan ekonomi Indonesia 2011 – 2025 itu adalah “Mewujudkan Masyarakat Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil, dan Makmur”.
Melalui langkah MP3EI, percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi akan menempatkan Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2025 dengan pendapatan per kapita yang berkisar antara USD 14.250-USD 15.500 dengan nilai total perekonomian (PDB) berkisar antara USD 4,0-4,5 triliun. Untuk mewujudkannya diperlukan pertumbuhan ekonomi riil sebesar 6,4-7,5 persen pada periode 2011-2014, dan sekitar 8,0-9,0 persen pada periode 2015-2025. Pertumbuhan ekonomi tersebut akan dibarengi oleh penurunan inflasi dari sebesar 6,5 persen pada periode 2011-2014 menjadi 3,0 persen pada 2025. Kombinasi pertumbuhan dan inflasi seperti itu mencerminkan karakteristik negara maju.
Visi 2025 tersebut diwujudkan melalui 3 (tiga) misi yang menjadi fokus utamanya, yaitu: 1. Peningkatan nilai tambah dan perluasan rantai nilai proses produksi serta distribusi dari pengelolaan aset dan akses (potensi) SDA, geografis wilayah, dan SDM, melalui penciptaan kegiatan ekonomi yang terintegrasi dan sinergis di dalam maupun antar-kawasan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi. 2. Mendorong terwujudnya peningkatan efisiensi produksi dan pemasaran serta integrasi pasar domestik dalam rangka penguatan daya saing dan daya tahan perekonomian nasional. 3. Mendorong penguatan sistem inovasi nasional di sisi produksi, proses, maupun pemasaran untuk penguatan daya saing global yang berkelanjutan, menuju innovation-driven economy. Fokus dari pengembangan MP3EI ini diletakkan pada 8 program utama, yaitu pertanian, pertambangan, energi, industri, kelautan, pariwisata, dan telematika, serta pengembangan kawasan strategis. Kedelapan program utama tersebut terdiri dari 22 kegiatan ekonomi utama.
Adapun kerangka desain dari Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025 dirumuskan Secara lebih detail, setiap bagian dari strategi utama MP3EI yaitu :
Melalui implementasi desain dari Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), maka prediksi-prediksi yang menyatakan bahwa Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia 2025 bukanlah isapan jempol belaka, namun prediksi tersebut akan menjadi sebuah kenyataan dengan kerja keras seluruh elemen bangsa membangun ekonomi Indonesia berlandaskan MP3EI. Selain itu sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta para pelaku usaha dalam membangunan perekonomian Indonesia merupakan hal yang mutlak untuk saling mendukung, bahu membahu dan bekerjasama untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2025.