Langsung ke konten utama

Tips Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Tips Investasi Reksa Dana untuk Pemula  
Winda Veronica Silalahi - detikFinance 




Jakarta - Investasi memegang peranan penting dalam kelangsungan hidup kita. Pada masa kini, menabung saja tidak cukup, apalagi dengan bunga tabungan yang masih jauh di bawah inflasi tahunan sehingga nilai uang anda akan semakin tergerus dari tahun ke tahun.

Sebagai contoh, jika anda punya Rp 100 juta tersimpan dengan aman di sebuah bank dengan bunga tahunan 5%. Maka, dalam satu tahun anda akan punya Rp 105 juta. Jumlah tersebut memang bertambah, namun sebenarnya secara nilai turun.

Dengan adanya inflasi, yang rata-rata biasanya sekitar 6% per tahun, maka jika satu tahun lalu dengan uang Rp 100 juta anda bisa membeli mobil, tahun ini harga mobil itu menjadi Rp 106 juta. Uang yang anda simpan dalam satu tahun itu malah tidak cukup untuk membeli mobil, bahkan dengan bunga yang diberikan bank.

Untuk menghindari hal itu terjadi, anda butuh investasi. Tempatnya bisa di mana saja, saham, obligasi, properti atua reksa dana. Satu yang terakhir ini adalah cara investasi yang tidak membutuhkan banyak uang, tapi dengan imbal hasil yang cukup tinggi.

Dengan berinvestasi di reksa dana, dalam jangka panjang uang akan menghasilkan nilai yang lebih tinggi dari inflasi. Reksa Dana adalah pilihan bagi calon investor yang tidak memiliki dana besar, kurang memiliki waktu dan akses informasi dan ingin memiliki portofolio yang terdiversifikasi.

Bagaimana berinvestasi reksa dana dengan aman? Berikut tips-tips untuk investor pemula yang diberikan oleh Senior Financial Planner Akbar's Financial Check-Up, Lisa Soemarto seperti yang dikatakannya dalam acara peluncuran bukunya "Meraih masa depan dengan Reksa Dana" di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (26/11/2011).

1. Konsultasikan dulu dengan Financial Planner (Perencana Keuangan)

Ada plus minusnya kalau kita langsung ke agen penjual reksa dana, karena tentunya yang dijual adalah terbatas. Memang baiknya konsultasi dengan financial planner karena profesi ini adalah independen. Jadi bisa langsung direkomendasikan produknya, terus kemudian kita akan lebih percaya diri berinvestasi.

2. Tentukan jenis reksa dana berdasarkan tujuan keuangan

Menetapkan kegunaan dana yang di investasikan pada Reksa Dana. Apakah dana tersebut untuk keperluan pembelian aset, untuk dana pendidikan anak, untuk dana pensiun atau untuk suatu keperluan lain dimasa yang akan datang.

3. Tetapkan kebutuhan investasi berdasarkan jangka waktu

Menetapkan jangka waktu kapan dana tersebut akan digunakan. Dengan demikian investor dapat menetapkan jenis Reksa Dana yang akan dibeli sesuai dengan jangka waktunya. Tidak semua Reksa Dana sesuai dengan tujuan-tujuan investasi.

4. Kenali profil risiko

Jenis Reksa Dana yang diambil juga disesuaikan dengan profil risiko investor. Hal ini akan menentukan alokasi besarnya masinh-masing jenis Reksa Dana yang harus dibeli yang disesuaikan antara profil risiko investor dan profil risiko jenis Reksa Dana

5. Pilih Manajer Investasi

Latar belakang Manajer Investasi dapat dibaca dalam prospekstus Reksa Dana. Pilihlah Manajer Investasi yang sudah mempunyai pengalaman dalam mengelola beberapa Reksa Dana.

Berikut pedoman-pedoman yang bisa anda lakukan dalam memilih Manajer Investasi:

  • Pilih yang sudah punya nama besar
  • Periksa Fund Fact Sheet, jika memperlihatkan performance yang bagus yaitu return (hasil investasi sejak diterbitkan) lebih tinggi dari tingkat suku bunga dan tingkat inflasi. Contohnya Reksa Dana A 'return' sejak diterbitkan tahun 2006 adalah 100%. Maka 'return' Reksa Dana per tahun adalah 100% : 5 tahun = 20%. Diatas 20% sudah bagus.
  • Pilih yang sudah punya website karena kita bisa download Fund Fact Sheetnya dan ada auto debit tiap bulan.
  • Periksa apakah Manajer Investasi pernah mempunyai masalah di pasar modal
  • Periksa berapa besar dana yang dikelola oleh Manajer Investasi tersebut.

Selamat berinvestasi.


Sumber : http://finance.detik.com/read/2011/11/28/073932/1776781/479/tips-investasi-reksa-dana-untuk-pemula?f9911013

Postingan populer dari blog ini

BAB 1 - KONSEP, ALIRAN DAN SEJARAH KOPERASI

KONSEP, ALIRAN DAN SEJARAH KOPERASI ·          KONSEP KOPERASI Ø Konsep Koperasi Barat Koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi. Unsur-unsur Positif Konsep Koperasi Barat -     Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antarsesama anggota, dengan saling membantu dan saling menguntungkan -     Setiap individu dg tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung risiko bersama -     Hasil berupa surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati -     Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi Dampak Langsu...

BAB 9 - EVALUASI KEBERHASILAN KOPERASI DILIHAT DARI SISI ANGGOTA

Evaluasi Keberhasilan Koperasi Dilihat dari Sisi Anggota 1.          Efek-efek ekonomis koperasi Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagi pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Motivasi ekonomi anggota sebagi pemilik akan mempersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang telah di serahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang-jasa, menguntungkan tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual / pembeli di luar koperasi. Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi : 1.Jika kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhannya 2. Jika pelayanan itu di tawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan di banding yang di perolehnya dari pihak-pihak lain di luar koperasi. 2.    ...

BAB 11 - PERANAN KOPERASI

Peranan Koperasi Peranan Koperasi di berbagai keadaan persaingan : 1.       Di Pasar Persaingan Sempurna Ciri-ciri pasar persaingan sempurna : - Adanya penjual dan pembeli yang sangat banyak - Produk yang dijual perusahaan adalah sejenis (homogen) - Perusahaan bebas untuk mesuk dan keluar - Para pembeli dan penjual memiliki informasi yang sempurna Persaingan Sempurna 2.       Di Pasar Monopolistik Ciri-cirinya : 􀂃 Banyak pejual atau pengusaha dari suatu produk yang beragam 􀂃 Produk yang dihasilkan tidak homogeny 􀂃 Ada produk substitusinya 􀂃 Keluar atau masuk ke industri relatif mudah 􀂃 Harga produk tidak sama disemua pasar, tetapi berbeda-beda sesuai dengan keinginan penjualnya 􀂃 gambar 3.       Di Pasar Monopsoni Kelangsungan hidup Koperasi jangka panjang pada pasar persaingan Monopsoni 4.       Di Pasar Oligop...