Langsung ke konten utama

Masuk Musim Dingin, Harga Minyak Dunia Bakal Tinggi



Jakarta - Kementerian ESDM memperkirakan harga minyak Indonesia (ICP/Indonesia Crude Price) akan naik di November 2011. Ini karena musim dingin di kawasan belahan bumi utara khususnya AS yang datang lebih cepat dengan penurunan suhu cukup ekstrem sehingga meningkatkan kebutuhan atas produk minyak.

Selain itu, harga minyak bulan ini akan naik karena rendahnya cadangan/stok minyak komersial dunia saat ini serta penurunan pasokan minyak dari Saudi Arabia sebagai respon atas menurunnya kondisi perekonomian.

Seperti dikutip dari situs Ditjen Migas Kementerian ESDM, Sabtu (5/11/2011), Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan ada faktor yang dapat memperlemah harga minyak bulan ini yaitu ancaman krisis perekonomian global akibat buruknya kinerja ekonomi negara-negara maju khususnya AS, negara-negara Eropa dan Jepang yang masih dalam pemulihan setelah bencana.

Selain itu, tingginya harga minyak mentah yang dalam 9 bulan terakhir berada di atas US$ 100 per barel turut menekan pertumbuhan ekonomi sehingga pada akhirnya menekan permintaan. Juga, mulai meredanya konflik di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, meningkatkan kepercayaan atas terjaminnya pasokan minyak. 

Seperti diketahui, pada Oktober lalu harga minyak Indonesia turun US$ 1,75 per barel menjadi US$ 109,25 per barel.

Sementara dikutip dari AFP, pada perdagangan Jumat kemarin harga minyak Brent ditutup naik US$ 1,17 ke level US$ 111,97 per barel.

Minyak light sweet di New York naik tipis 19 sen ke US$ 94,26 per barel. Kenaikan ini karena masih besarnya kekhawatiran investor akan situasi krisis utang di Eropa.


SUMBER : http://finance.detik.com/read/2011/11/05/152328/1760943/1034/masuk-musim-dingin-harga-minyak-dunia-bakal-tinggi

Postingan populer dari blog ini

BAB 1 - KONSEP, ALIRAN DAN SEJARAH KOPERASI

KONSEP, ALIRAN DAN SEJARAH KOPERASI ·          KONSEP KOPERASI Ø Konsep Koperasi Barat Koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi. Unsur-unsur Positif Konsep Koperasi Barat -     Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antarsesama anggota, dengan saling membantu dan saling menguntungkan -     Setiap individu dg tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung risiko bersama -     Hasil berupa surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati -     Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi Dampak Langsu...

BAB 9 - EVALUASI KEBERHASILAN KOPERASI DILIHAT DARI SISI ANGGOTA

Evaluasi Keberhasilan Koperasi Dilihat dari Sisi Anggota 1.          Efek-efek ekonomis koperasi Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagi pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Motivasi ekonomi anggota sebagi pemilik akan mempersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang telah di serahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang-jasa, menguntungkan tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual / pembeli di luar koperasi. Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi : 1.Jika kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhannya 2. Jika pelayanan itu di tawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan di banding yang di perolehnya dari pihak-pihak lain di luar koperasi. 2.    ...

BAB 11 - PERANAN KOPERASI

Peranan Koperasi Peranan Koperasi di berbagai keadaan persaingan : 1.       Di Pasar Persaingan Sempurna Ciri-ciri pasar persaingan sempurna : - Adanya penjual dan pembeli yang sangat banyak - Produk yang dijual perusahaan adalah sejenis (homogen) - Perusahaan bebas untuk mesuk dan keluar - Para pembeli dan penjual memiliki informasi yang sempurna Persaingan Sempurna 2.       Di Pasar Monopolistik Ciri-cirinya : 􀂃 Banyak pejual atau pengusaha dari suatu produk yang beragam 􀂃 Produk yang dihasilkan tidak homogeny 􀂃 Ada produk substitusinya 􀂃 Keluar atau masuk ke industri relatif mudah 􀂃 Harga produk tidak sama disemua pasar, tetapi berbeda-beda sesuai dengan keinginan penjualnya 􀂃 gambar 3.       Di Pasar Monopsoni Kelangsungan hidup Koperasi jangka panjang pada pasar persaingan Monopsoni 4.       Di Pasar Oligop...