Kelas 1EB19
Ameliana
Ayu Puspa Dewi
|
28211638
|
Asteria
Elanda Kusumaningrum
|
21211267
|
Faqzya
Rizqy
|
22211690
|
Rifqi
Anugrah
|
27211879
|
Uli
Alimah
|
27211218
|
TUGAS MINGGU
1 :
1.APA MAKNA BISNIS
DAN JELASKAN MAKSUDNYA APA
Makna dari bisnis yaitu
untuk mendapat profit atau keuntungan dari barang dan jasa yang kita jual.
Karena bisnis adalah kegiatan jual beli suatu barang dan jasa.
2.TERANGKAN BAGAIMANA MUNCULNYA
BISNIS
Munculnya bisnis di mulai sejak :
1.
Masyarakat Primitif
Pada mulanya, masyarakat belum mengenal pertukaran karena setiap
orang berusaha memenuhi kebutuhannnya dengan usaha
sendiri. Manusia berburu jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dari
bahan-bahan yang sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri;
singkatnya, apa yang diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi
kebutuhannya. Perkembangan selanjutnya mengahadapkan manusia pada kenyataan
bahwa apa yang diproduksi sendiri ternyata tidak cukup untuk memenuhui seluruh
kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan
sendiri, mereka mencari orang yang mau menukarkan barang yang dimiliki dengan
barang lain yang dibutuhkan olehnya. Akibatnya muncullah sistem'barter'yaitu
barang yang ditukar dengan barang.
2.
Masyarakat Barter
Namun pada akhirnya, banyak kesulitan-kesulitan yang dirasakan
dengan sistem ini. Di antaranya adalah kesulitan untuk menemukan orang yang
mempunyai barang yang diinginkan dan juga mau menukarkan barang yang
dimilikinya serta kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat dipertukarkan
satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang atau hampir sama
nilainya. Untuk mengatasinya, mulailah timbul pikiran-pikiran untuk menggunakan
benda-benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar.
3.
Masyarakat
Spesialisasi/Horizontal & Diferensiasi/Vertikal
Benda-benda yang ditetapkan sebagai
alat pertukaran itu adalah benda-benda yang diterima oleh umum (generally
accepted) benda-benda yang dipilih bernilai tinggi (sukar diperoleh atau
memiliki nilai magis dan
mistik), atau benda-benda yang merupakan kebutuhan
primer sehari - hari; misalnya garam yang oleh
orang Romawi digunakan
sebagai alat tukar maupun sebagai alat pembayaran upah. Pengaruh orang Romawi
tersebut masih terlihat sampai sekarang: orang Inggris menyebut
upah sebagai salary yang
berasal dari bahasa Latin salarium yang
berarti garam. Meskipun alat tukar sudah ada, kesulitan dalam pertukaran
tetap ada. Kesulitan-kesulitan itu antara lain karena benda-benda yang
dijadikan alat tukar belum mempunyai pecahan sehingga penentuan nilai uang,
penyimpanan (storage), dan pengangkutan (transportation) menjadi sulit dilakukan
serta timbul pula kesulitan akibat kurangnya daya tahan benda-benda tersebut
sehingga mudah hancur atau tidak tahan lama. Kemudian muncul apa yang dinamakan
dengan uang logam.
4.
Masyarakat Alat Pembayaran
dengan Uang
Logam dipilih sebagai alat tukar karena memiliki nilai yang tinggi
sehingga digemari umum, tahan lama dan tidak mudah rusak, mudah dipecah tanpa
mengurangi nilai, dan mudah dipindah-pindahkan. Logam yang dijadikan alat tukar
karena memenuhi syarat-syarat tersebut adalah emas dan perak. Uang logam
emas dan perak juga disebut sebagai uang penuh (full bodied money). Artinya,
nilai intrinsik (nilai bahan) uang sama dengan nilai nominalnya (nilai yang
tercantum pada mata uang tersebut). Pada saat itu, setiap orang berhak menempa
uang, melebur, menjual atau memakainya, dan mempunyai hak tidak terbatas dalam
menyimpan uang logam. Sejalan dengan perkembangan perekonomian, timbul suatu
anggapan kesulitan ketika perkembangan tukar-menukar yang harus dilayani dengan
uang logam bertambah sementara jumlah logam mulia (emas dan perak) sangat
terbatas. Penggunaan uang logam juga sulit dilakukan untuk transaksi dalam
jumlah besar sehingga diciptakanlah uang
kertas Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti
pemilikan emas dan perak sebagai alat/perantara untuk melakukan transaksi.
Dengan kata lain, uang kertas yang beredar pada saat itu merupakan uang yang
dijamin 100% dengan emas atau perak yang disimpan di pandai emas atau perak dan
sewaktu-waktu dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya. Pada perkembangan
selanjutnya, masyarakat tidak lagi menggunakan emas (secara langsung) sebagai
alat pertukaran. Sebagai gantinya, mereka menjadikan 'kertas-bukti' tersebut
sebagai alat tukar.
3.SEBUT & BERI CONTOH JENIS
DARI PADA BISNIS
Jenis- Jenis Bisnis antara lain :
- Berdasarkan Kegiatan :
- Bisnis Ekstraktif = Bisnis yang melakukan usahanya dengan mengambil dan mengolah bahan baku dari alam sekitar. Contoh : pertanian, perkebunan, pertambangan, peternakan
- Bisnis Agraris = Bisnis yang melakukan usahanya dari hasil pertanian atau perikanan. Contoh : Bisnis buah-buahan, sayur-sayuran.
- Bisnis Industri = Bisnis yang melakukan usahanya dengan mengolah bahan baku dari barang mentah menjadi barang setengah jadi atau dari barang setengah jadi menjadi barang akhir. Contoh: Tekstil, Garmen, Otomotif, Mesin.
- Bisnis Jasa = Bisnis yang melakukan usahanya dengan memberikan servis dan pelayanan kepada pelanggannya. Contoh : Salon, Pijat Refleksi, Laundry, Pengobatan.
- Berdasarkan Kegunaan/Manfaat :
- Kegunaan Bentuk (Form Utility) = Bisnis yang terlebih dulu mengubah bentuk dari suatu benda menjadi benda yang lebih bermanfaat. Contoh : Bisnis sepatu kulit, terlebih dulu mengubah lembaran kulit hingga menjadi sepatu kulit.
- Kegunaan Tempat (Place Utility) = Bisnis yang menempatkan usahanya di tempat yang benar dan seharusnya. Contoh: Bisnis Judi di Indonesia tidak dibenarkan karena Indonesia sangat memegang norma - norma ketimuran. Namun Bisnis ini akan sangat cocok apabila ditempatkan di Las Vegas, karena di Las Vegas, Judi sudah menjadi tujuan wisata yang ditetapkan oleh Pemerintahannya.
- Kegunaan Waktu (Time Utility) = Bisnis yang dilakukan pada waktu tertentu. Contoh : Bisnis Baju Muslim dan makanan-makanan untuk berbuka puasa pada saat bulan Ramadhan.
- Kegunaan Kepemilikian (Possession Utility) = Bisnis yang menitikberatkan pada sasaran bisnisnya. Contoh : Yayasan Penyelenggara Pendidikan.
4.SEBUT
& JELASKAN YG DIMAKSUD
SISTEM EKONOMI
Sistem ekonomi dibagi menjadi 5 yaitu,
- Sistem ekonomi Kapitalisme : kebebasan dalam memiliki kekayaan/perusahaan, bersaing di pasar, memilih/membuat barang/jasa.
- Sistem ekonomi Sosialisasi : bebas memilih usaha, ada campur tangan pemerintah pada usaha kepentingan masyarakat.
- Sistem ekonomi Fasisme : bentuk pemerintahan diktator juga bentuk perekonomian dimana pemerintah memiliki semua industri, disebut negara usaha.
- Sistem ekonomi Komunisme : ekonomi pemerintahan tetoliter usaha ditentukan pemerintah untukmasyarakat secara keseluruhan tidak ada kekayaan pribadi.
- Sistem ekonomi Demokrasi ekonomi : perekonomian Indonesia cenderung sosialisme berdasarkan pancasila & UUD’ 45
5.SEBUTKAN TUJUAN
KEBIJAKAN BISNIS
Tujuan Kebijakan Bisnis adalah :
- Melindungi usaha kecil dan menengah
- Melindungi lingkungan hidup dan sekitarnya
- Melindungi konsumen
- Pendapatan pemerintah