Langsung ke konten utama

Pengantar Bisnis (Minggu 7)


Kelas 1EB19

Ameliana Ayu Puspa Dewi
28211638
Asteria Elanda Kusumaningrum
21211267
Faqzya Rizqy
22211690
Rifqi Anugrah
27211879
Uli Alimah
27211218



TUGAS  MINGGU 7.

1.SEBUTKAN FAKTOR – FAKTOR PENUNJANG PERKEMBANGAN  MANAJEMEN   PRODUKSI

Faktor-faktor penunjang perkembangan manajemen produksi adalah
a)      Adanya pembagian kerja dan spesialisasi.
b)      Revolusi industri.
c)      Perkembangan alat dan teknologi.
d)      Perkembangan ilmu dan metode kerja.

2.SEBUTKAN ARTI  PRODUKSI DAN BERI  5 CONTOHNYA 

Produksi yaitu suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan  (input) menjadi keluaran atau output. Dalam arti sempit produksi adalah kegiatan yang menghasilkan barang baik barang setengah jadi, barang jadi, barang industri, suku cadang, komponen penunjang.

Contoh :
a)      Membuat Televisi
b)      Membuat Handphone
c)      Membuat Laptop
d)      Membuat Motor
e)      Membuat Mobil

3.APA YG DIMAKSUD DENGAN PROSES PRODUKSI TERUS MENERUS DAN BERI 5 CONTOHNYA 

Proses produksi terus menerus adalah proses untuk mengubah bentuk barang-barang.
Yang berubah hanya modelnya, sedangkan susunan dan fungsi alat-alat mesin yang dipakai tidak berubah.
Proses produksi ini menghasilkan produk yang standar (massal).

5 contoh dari  proses produksi terus menerus adalah :
  1. Karet menjadi ban
  2. Balok kayu menjadi papan kayu
  3. Lempengan kaca menjadi gelas
  4. Tanah liat menjadi batu bata
  5. Lempengan perak menjadi sendok perak

4.SEBUT DAN JELASKAN 4 MACAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

4 macam pengambilan keputusan
  • Pengambilan  keputusan atas peristiwa yang pasti
  • Pengambilan  keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko
  • Pengambilan  keputusan atas peristiwa yang tidak pasti
  • Pengambilan  keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan keadaan lain

 5.SEBUTKAN RUANG  LINGKUP MANAJEMEN PRODUKSI

Ruang Lingkup manajemen produksi :
  • Pengertian mananjemen produksi
  • Perancangan atau desain sistem produksi

  • Manajemen produksi adalah kegiatan yang cakupannya cukup luas, dimulai dari analisis dan penetapan keputusan sebelum dimulainnya kegiatan produksi. Keputusan – keputusannya bisa berjangka panjang seperti waktu penyiapannya atau bisa juga berupa keputusan pelaksanaan kegiatan produksi serata pengoperasiaanya yang umumya berjangka pendek
  • Perancangan atau desain sistem produksi :

1.      Seleksi dan desain hasil produksi (produk)
kegiatan produksi harus dapat mengasilkan produk (berupa barang/jasa) dengan cara efektif dan efisien serta dengan kualitas yang baik. Kegiatan produksi diawali denan penilitian (riset) serta upaya pengembangan produk. Dari penelitian (riset) tersebut dapat diputuskan produk apa yang akan dihasilakan dan bagaimana desain serta spesifikasinnya.

2.      Seleksi dan perancangan proses serta peralatan
Kegiatan yang harus dilakukan setelah menyeleksi produk adalah menentukan jenis proses yang akan digunakan serta peralatannya. Kegiatan ini dimulai dari penyeleksian dan pemilihan jenis proses yang akan digunakan kemudian menentukan teknologi dan peralatan yang akan dipilih dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

3.      Pemilihan lokasi perusahaan serta unit produksi
Dalm pemilihan lokasi, perhatikan fakyor jarak, kelancaran, dan biaya pengangkutan dari sumber-sumber bahan baku, serta biaya pengangkutan barang jadi ke pasar.

4.      Rancangan tata-letak (layout) dan arus kerja (proses)
Yang harus dipertimbangkan dalam  rancangan tata letak yang baik adlah kelancaran arus kerja, optimalisasi waktu  pergerakan dalam proses, kemungkinan kerusakan yang terjadi karena pergerakan dalam proses. Rancangan tata letakyang baik dapat meminimalkan biaya yang timbul dari pergerakan dalam proses atau material handling.

5.      Rancangan tugas
Rancangan tugas harus merupakan kesatuan dari human engineering dalam rangka menghasilakn rancangan kerja yang optimal. Dalam menyusun rancangan tugas harus nemperhatikan kelengkapan tugas yang terkait denan variabel tugas dalam struktur teknologi serta mutu suasana kerja yang ditentukan oleh variabel manusiannya.

6.      Startegi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas
      Dalam strategi produksi dan operasi harus ada pernyataan tentang maksud serta tujuan produksi dan operasi, serta misi dan kebijakan-kebijakan dasar untuk lima bidang, yaitu proses, kapasitas, persediaan, tenaga keja, dan mutu. 

Postingan populer dari blog ini

BAB 1 - KONSEP, ALIRAN DAN SEJARAH KOPERASI

KONSEP, ALIRAN DAN SEJARAH KOPERASI ·          KONSEP KOPERASI Ø Konsep Koperasi Barat Koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi. Unsur-unsur Positif Konsep Koperasi Barat -     Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antarsesama anggota, dengan saling membantu dan saling menguntungkan -     Setiap individu dg tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung risiko bersama -     Hasil berupa surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati -     Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi Dampak Langsu...

BAB 9 - EVALUASI KEBERHASILAN KOPERASI DILIHAT DARI SISI ANGGOTA

Evaluasi Keberhasilan Koperasi Dilihat dari Sisi Anggota 1.          Efek-efek ekonomis koperasi Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagi pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Motivasi ekonomi anggota sebagi pemilik akan mempersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang telah di serahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang-jasa, menguntungkan tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual / pembeli di luar koperasi. Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi : 1.Jika kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhannya 2. Jika pelayanan itu di tawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan di banding yang di perolehnya dari pihak-pihak lain di luar koperasi. 2.    ...

BAB 11 - PERANAN KOPERASI

Peranan Koperasi Peranan Koperasi di berbagai keadaan persaingan : 1.       Di Pasar Persaingan Sempurna Ciri-ciri pasar persaingan sempurna : - Adanya penjual dan pembeli yang sangat banyak - Produk yang dijual perusahaan adalah sejenis (homogen) - Perusahaan bebas untuk mesuk dan keluar - Para pembeli dan penjual memiliki informasi yang sempurna Persaingan Sempurna 2.       Di Pasar Monopolistik Ciri-cirinya : 􀂃 Banyak pejual atau pengusaha dari suatu produk yang beragam 􀂃 Produk yang dihasilkan tidak homogeny 􀂃 Ada produk substitusinya 􀂃 Keluar atau masuk ke industri relatif mudah 􀂃 Harga produk tidak sama disemua pasar, tetapi berbeda-beda sesuai dengan keinginan penjualnya 􀂃 gambar 3.       Di Pasar Monopsoni Kelangsungan hidup Koperasi jangka panjang pada pasar persaingan Monopsoni 4.       Di Pasar Oligop...